Kalau kamu dari forex, pasti mikir: “Beli 0.01 lot aja bisa, masa saham harus 1 lot? Mahal dong?”
Jawabannya: Beda total. Kalau salah hitung lot saham, kamu bisa salah hitung modal dan kaget pas mau Buy.
Di artikel kedua pilar Saham AnekaFX ini, kita bedah tuntas apa itu lot di saham IHSG dan bedanya sama lot di forex.
Apa Itu Lot di Saham IHSG?
Di saham Indonesia (IHSG), aturannya baku dari BEI:
1 lot saham = 100 lembar saham
Tidak bisa 0.01, tidak bisa 0.5. Minimal transaksi adalah 1 lot (100 lembar). Ini berlaku di semua sekuritas: Stockbit, Ajaib, IPOT, BCA Sekuritas, semuanya sama.
Contoh hitungan modal:
- Harga saham BBCA Rp 10.000/lembar x 100 lembar = Rp 1.000.000 untuk 1 lot
- Harga saham GOTO Rp 60/lembar x 100 lembar = Rp 6.000 untuk 1 lot
- Harga saham TLKM Rp 3.200/lembar x 100 lembar = Rp 320.000 untuk 1 lot
Jadi modal saham itu fleksibel, tergantung harga sahamnya. Gak harus jutaan.
Apa Itu Lot di Forex?
Kalau di forex, lot itu adalah ukuran kontrak:
- 1.00 lot standard = 100.000 unit mata uang
- 0.10 lot mini = 10.000 unit
- 0.01 lot micro = 1.000 unit
Di forex kamu bisa pakai leverage 1:100 sampai 1:1000, jadi modal Rp 100.000 pun bisa buka 0.01 lot.
Di saham? Gak ada leverage besar dan gak ada 0.01 lot. Inilah yang bikin saham lebih aman dari margin call.
Tabel Perbedaan Lot Saham vs Lot Forex (Wajib Simpan)
| Aspek | Lot Saham (IHSG) | Lot Forex |
|---|---|---|
| 1 Lot = | 100 lembar saham | 100.000 unit |
| Lot Terkecil | 1 lot (wajib) | 0.01 lot (micro) |
| Cara Hitung Modal | Harga x 100 | Margin = (Kontrak / Leverage) |
| Leverage | Tidak ada / 1:1 (aman) | 1:100 – 1:2000 (berisiko) |
| Contoh Modal | BBCA 1 lot = Rp 1jt | EURUSD 0.01 lot = Rp 15rb (dengan leverage) |
| Fee | Fee broker 0.15% – 0.35% | Spread + Komisi |
Cara Hitung Lot Saham Biar Gak Boncos
Rumus AnekaFX yang paling gampang:
Modal Dibutuhkan = Harga Saham x 100 x Jumlah Lot
Contoh kasus:
Kamu punya modal Rp 1.000.000 dan mau beli saham BBRI harga Rp 4.500.
Rp 4.500 x 100 = Rp 450.000 / lot. Jadi dengan Rp 1jt kamu bisa beli 2 lot BBRI (Rp 900.000) dan sisa Rp 100.000.
Tips dari trader forex: Di saham, jangan all-in 1 saham kayak di forex. Aturan aman: Bagi modal ke 3-4 saham beda sektor. Contoh: 30% bank (BBCA), 30% telko (TLKM), 40% energi (ADRO). Ini diversifikasi yang gak ada di forex.
Kesalahan Fatal Trader Forex Saat Hitung Lot Saham
- Mikir 1 lot saham = 1 lembar. Salah. Kalau kamu order 1 di aplikasi, itu 1 lot = 100 lembar, bukan 1 lembar.
- Lupa fee broker. Di saham ada fee beli 0.15% – 0.35% dan fee jual 0.25% – 0.35%. Di forex cuma spread. Hitung dulu biar gak rugi di fee.
- Maksa pakai teknik averaging down tanpa batas. Di forex kamu bisa averaging down pakai martingale. Di saham, kalau sahamnya jelek dan kamu averaging terus, bisa nyangkut tahunan. Cek dulu fundamentalnya.
Jadi, Lot Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Tergantung gaya kamu:
- Kalau kamu suka modal kecil, volatilitas tinggi, dan 24 jam = Forex
- Kalau kamu suka tidur tenang, gak ada MC tengah malam, dan dapat dividen = Saham
Menurut AnekaFX, paling enak: Pagi trading saham (09.00-14.49 WIB), malam trading forex (19.00-23.00 WIB). Skill lot management dari forex kepakai banget buat money management di saham.
FAQ Lot Saham
Q: Apakah 1 lot saham bisa 0.01 lot?
A: Tidak bisa. Di IHSG minimal 1 lot = 100 lembar. Aturan BEI.
Q: Berapa modal minimal beli saham?
A: Rp 6.000 aja bisa! Beli 1 lot GOTO harga Rp 60. Tapi kalau mau saham blue chip BBCA butuh ~Rp 1jt/lot.
Q: Kenapa lot saham gak bisa pecahan?
A: Untuk menjaga likuiditas dan ketertiban pasar. Dulu sempat 500 lembar, sekarang diubah jadi 100 lembar biar lebih terjangkau ritel.
⚠️ Disclaimer AnekaFX: Artikel ini edukasi, bukan rekomendasi beli jual. Harga saham bisa naik turun. Selalu hitung risiko dan gunakan uang dingin.
Baca Juga: Apa Itu Saham? Pengertian Lengkap untuk Pemula (Versi Trader Forex) |