AnekaFX – Dolar AS menguat tajam pada perdagangan Senin siang, 22 September 2026 sesi Eropa. Indeks Dolar (DXY) kembali di atas 104.80 didorong oleh ekspektasi suku bunga The Fed yang tetap tinggi dan data ekonomi AS yang solid pekan lalu.
Penguatan Dolar ini langsung menekan mata uang utama dan emas.
EURUSD Turun Mendekati S1 1.14446
EURUSD menjadi yang paling tertekan. Pasangan mata uang ini anjlok mendekati level Support 1 (S1) di 1.14446, turun 0.45% saat artikel ini di tulis hari ini.
Tekanan pada Euro juga datang dari data PMI kawasan Euro yang melambat, sementara Dolar mendapat dorongan safe-haven. Jika S1 1.14446 jebol, target selanjutnya adalah S2 di 1.14200.
XAUUSD Anjlok ke 4300
Emas (XAUUSD) ikut terseret penguatan Dolar. Setelah sempat menyentuh 4377 pagi tadi, Gold anjlok tajam ke level psikologis 4300.
Sesuai chart H4, XAUUSD kini berada di bawah Pivot 4349.81 dan MS1 4333.25, menguji support S1 4316.59. Penurunan ke 4300 dipicu aksi profit-taking dan menguatnya imbal hasil obligasi AS.
GBPUSD Tertekan ke 1.33527
GBPUSD juga tidak luput dari tekanan. Poundsterling turun ke level 1.33527, mendekati support harian.
Penguatan Dolar membuat GBPUSD gagal bertahan di atas 1.3400. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada pidato pejabat Bank of England sore ini.
Fokus Malam Ini: Pasar menunggu data Existing Home Sales AS dan pidato anggota FOMC yang bisa menentukan apakah penguatan Dolar ini akan berlanjut hingga sesi New York.
Baca juga:
Analisa XAUUSD hari ini
Analisa EURUSD hari ini
Analisa GBPUSD hari ini
Analisa BTCUSD hari ini
Disclaimer: Konten di AnekaFX.com bersifat edukasi dan informasi umum, bukan rekomendasi investasi atau ajakan untuk membeli/menjual instrumen keuangan tertentu. Trading forex, emas (XAUUSD), dan komoditi berjangka memiliki risiko tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pastikan memahami risiko dan berkonsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan. AnekaFX tidak berafiliasi langsung dengan entitas yang diawasi OJK, produk berjangka di situs ini berada di bawah pengawasan Bappebti.